Rabu, 28 Desember 2016

Ketulusan Hati(Sincere Heart)

Hellow guys! Sebelumnya saya mau mengucapkan Merry Christmas! Semoga dengan moment natal, kita diingetin lagi betapa bersyukurnya kita punya Pencipta yang baik hati bingitz dan cinta mati sama ciptaan-Nya sendiri, yaitu kita manusia. Dia bukan hanya sekedar mau ciptain kita, trus tinggalin atau berbuat seenaknya, tetapi Dia malah mau 'terjun' langsung juga ke tengah-tengah kita dan menjadi manusia untuk memberi teladan dan menunjukkan cinta dan kasih-Nya sama ktia. Kalau bahasa di pemerintahan mah, belusukan. Ini salah satu yang waw menurut saya, jauh sebelum mulai tenar  istilah belusukan, Tuhan udah kasih contoh sebagai seorang pemimpin baik tidak hanya diam diatas, tetapi juga belusukan. Woww. Tak hanya itu, Tuhan pun rela disiksa, dicaci maki demi melakukan kebenaran dan menunjukkan cinta-Nya, yaitu kepada  kita manusia.

Okayyy. Kali ini, saya mau membagikan berkat yang baru saya alami, tepatnya tanggal 26 Desember 2016. Pada pagi hari itu sekitar pukul 09.00, saya bermaksud pergi ke rumah mantan dosen saya di daerah Dago atas untuk meminta surat rekomendasi dari beliau dan perjalannya memakan sekitar 35 menit. Ya rumah beliau cukup jauh dari rumah saya dan yang cukup membuat saya kesal karena setelah sampai, beliau mengatakan yang intinya 'kamu harusnya kesini hari Rabu, bukan hari ini. Saya ingat benar saya katakan kamu kesini hari Rabu atau Kamis, bukan hari ini. Jadi saya tidak bisa terima kamu hari ini ya.' Padahal saya ingat benar, beliau mengatakan 'Senin ya kamu ke rumah saya, bawa format-format surat rekomendasinya, nanti hari Rabu atau Kamis nya kamu kesini lagi untuk mengambil surat rekomendasinya.' Beliau memang sudah berumur. Lalu saya pulang dengan hati kesal.

Nah, ditengah-tengah perjalan terdengar ada suara aneh di bagian bawah motor saya, terdengar 3x dengan waktu berbeda-beda. Bunyi yang ke 1 dan ke 2, saya abaikan karena saya kira bagian bawah motor saya terkena batu loncat karena jalananny memang tidak rata dan banyak bebatuan. Lalu bunyi ke 3 kembali terdengar dan tiba2 seperti ada yang kasitau tiba2, 'itu rantai motor kamu udah jelek', tapi saya kembali abaikan karena saya berpikir saya tidak begitu mengetahui tentang motor.

Singkat cerita, pada sore harinya, saya mau mengantarkan pesanan ayam kampung potong (ayah saya seorang pedagang ayam kampung potong) ke pelanggannya dan memang biasanya saya yang mengantarkan. Namun pada sore itu, koko saya yang pertama menanyakan harga ayam itu, saya pikir ko2 saya hanya bertanya harga saja. Ketika saya sudah diluar rumah menuju garasi, mamah saya memanggil saya dan berkata 'Itu ko2 mau nganterin ayamnya. Udah siap2'. Tetapi saya mengatakan 'Udah sama saya ajah, udah kagok ini'. Namun kembali seperti ada yang memberitahu, 'Motor kamu ada masalah, udah biar ko2 kamu yang nganter ayamnya.' Kembali saya abaikan suara itu.

Selama perjalan menuju ke tempat pelanggan tersebut, saya berpikir 'kok tumben2nya si ko2 mau nganter ayam ya. Biasa jga paling cuek. Terus kok mamah mau ko2 yang nganter ayam, biasa jga biar saya ajah yang nganter. Jangan-jangan bener nih, rantai motor bermasalah dan Tuhan lagi coba kasitau gua.' Tapi kembali saya abaikan lagi karena pikir sudah kagok sudah dalam perjalanan. Dalam perjalanan, sekali lagi bunyi di bawah motor itu keluar. 'Wah bener nih rantainya bermasalah nih ini ma. Besok deh gua bawa ke bengkel.'  Puji Tuhan, saya bisa mengantarkan pesanan ayam itu ke 2 tempat tanpa ada maslah.

Dalam perjalanan pulang, masalah baru terjadi. Saat itu saya sedang menuju jalan Kebon Kawung dari arah hotel Arion. Ketika memasuki jalan Kebon Kawung, karena jalanannya sepi, saya menaikkan kecepatan motor saya kurang lebih sudah mencapai 60Km/Jam, lalu tiba-tiba terdengar suara keras dari bawah motor saya dan ban motor belakang saya berhenti berputar seketika karena rantai motor saya tersangkut pada gear ban belakang(tetapi bersyukur karena motor masih bergerak walaw ban belakang sudah berhenti sampai mendekati punggung jalan). Saya turun dan melihat gear belakang tersebut, saya bersyukur sekali karena tidak terjadi kecelakaan pada saya.

Disini saya merasakan benar perlindungan Tuhan karena biasanya kalau ban belakang motor dikecepatan segitu lalu berhenti/direm mendadak akan mengepot dan bisa kehilangan keseimbangan, tetapi entah kenapa saya ngerasa ada menopang untuk menjaga keseimbangan sehingga saya tidak jatuh dan ketika motor itu benar-benar berhenti, sudah hampir ada di pinggir jalan, jadi saya hanya perlu mendorong sedikit dengan paksa ke pinggir jalan(sebelumnya putus rantai nya, saya berada ditengah jalan). Apalagi waktu itu jalanan itu sepi, sehingga aman. Saya ngerasain bener perlindungan Tuhan waktu itu, kalo bukan karena Tuhan, saya sudah celaka.

Saya bertanya kepada satpam hotel Sovia(karena berhenti pas didepan hotel tersebut) apakah ada bengkel motor dekat sini? Benar-benar puji Tuhan, ada bengkel motor dekat situ. Hanya membutuhkan jalan tidak lebih dari 1 menit. Praise the Lord banget, saya ngerasain bener pertolongan Tuhan dan pengajaran Tuhan langsung pada saat itu. 

Perlindungan Tuhan karena Tuhan membantu saya untuk menjaga keseimbangan ketika ban belakang berhenti dan dapat 'landing' dengan baik. 

Pertolongan Tuhan karena Tuhan mengijinkan rantai motor itu rusak dijalan tersebut, kalo bukan karena pertolongan-Nya mungkin rantai motor itu sudah rusak dalam perjalanan ke rumah dosen saya yang cukup jauh dan cukup masuk seperti ke pelosokan(daerah dago atas). Atau ketika dalam perjalanan saya mengantar pesanan, terbayang kalo rantainy udah putus tapi orderan belum terkirim. Pelanggan bisa marah dan saya harus bawa-bawa pesanan tersebut sambil mencari bengkel terdekat.

Pengajaran Tuhan untuk mau lebih peka terhadap 'suara' Tuhan. Disini yang saya tangkap, 'suara' Tuhan itu tidak harus selalu kita mendengar suara Tuhan secara langsung, tetapi Tuhan dapat berbicara melalui suara hati kita, keluarga, orang-orang sekitar kita atau mungkin musuh kita. Dalam hal ini, saya merasakan Tuhan sudah berbicara melalui hati dan orang tua saya, hanya saja saya mengabaikan.

Ketika di bengkel, saya teringat khotbah seorang pendeta di gereja saya. Beliau menceritakan perumpaan 'Ada seorang anak muda yang mengapung di tengah-tengah laut. Tidak lama, datang helikopter untuk menyelamatkan dia, namun sang anak muda menolak pertolongan tersebut dan berkata 'Tidak usah. Saya percaya Tuhan akan menolong dan mengangkat saya! Tidak lama, ada sebuah kapal nelayan 'kebetulan' lewat dan menawarkan bantuan, tapi sang pemuda itu menolak dengan cara yang sama. Setelah menunggu sekian lama dan pemuda tersebut berteriak 'Tuhan dimana Engkau? Katanya Engkau selalu menolong umat-Mu, tetapi mana buktinya! Ketika saya terancam mati, Engkau tidak memberikan pertolongan itu!' Pemuda tersebut tidak mengetahui bahwa helikopter dan nelayan yang lewat itu, merupakan kiriman pertolongan dari Tuhan.

Saya sangat tertegur pada waktu itu karena saya mirip dengan pemuda dalam cerita itu. Tuhan sudah memberi peringatan kepada saya berkali-kali sampai an unsual thing happened at that day. 

Pada malam harinya, saya membaca renungan dengan tema 'Ketulusan Hati'. Dalam renungan tersebut, dituliskan ketulusan hati tidak bisa hanya penilaian belaka, melainkan perlu dibuktikan seiring berjalannya waktu. Itulah yang diperlihatkan oleh penulis injil Matius mengenai Yusuf dalam pasa 1 dan 2.

Pada Matius 2 : 13-15. Ayat tersebut menceritakan ketika Yusuf menaati perkataan Tuhan dengan tulus hati tanpa bertanya-tanya, tanpa berpikir mungkin mimpi tersebut hanya sebuah mimpi. Tetapi dia bangun dan malam itu juga langsung pergi ke Mesir sesuai perkataan Tuhan. Padahal bisa aja Yusuf berkata ' Masih malam ini, waktunya tidur. Besok pagi sajah.'

Dari sudut pandang Firman Tuhan, ketulusab hati bukan sekedar kerelaan melakukan kebaikan kepada orang lain tanpa pamrih, melainkan rela melakukan kehendak Tuahn tanpa keraguan. itu yang dibuktikan Yusuf dalam kehidupannya.

Lengkap sudah hari itu, Tuhan sedang benar-benar ingin mengajar dan merangkul saya agar saya bisa lebih peka, lebih dekat lagi dan percaya dengan tulis hati semuanya sama Tuhan, percaya Tuhan udah nyediain segala sesuatunya, ga usah nyari kemana-mana(di luar Tuhan), ga usah kuatir. Semuanya udah disediain. Tinggal lakuin yang terbaik dengan tulus hati. Amen.



Jesus bless u!

Minggu, 18 September 2016

The Marriage Prayer

Hellow guyssss! It has been a long time yaaa since i posted my last posting. Actually nowadays i work as a hawker selling steam rice! I always come back to home late night and  i should prepare my food with my father, mother and also my sister. so grateful they wanna help me. although i must take part bigger than the others, ya thanks because they help me without asking me to give them something. Ya, the job takes lots of my time, and i feel so overwhelmed when i arrive at my home. But at this time, maybe my body have accustomed. Therefore i decided to write at this time.

So, today i am gonna to share about an amazing song that teaches me how to love your mate in future. Even though i still do not have girl friends,,, I mean a girl friend, it makes me realize how to love your mate in future or how the way you treat your destiny later. This is a piece of the song :

The Marriage Prayer
Father, I said till*
Death do us part
I want to mean it
With all of my heart
Help me to love You
More than I love her
Then I know I can 
Love her more
Than anyone else


And bring her in
Your presence
 today
Make her what 
You want her to be


I pray to hear her heart
I pray she'll love you more
I pray to cherish and serve her
And we'll bring you glory today, I pray

This is my prayer Amen
Artist: John Waller


First of all, before i heard this song, i was scared to find someone to be my girl friend. i was scared to have a family in the future because i had seen many occasion that my parents quarreled each other(in the past, almost every day both of them quarreled) and there was the thrid person(but now is done). and there were lots of things that i could not tell you now. The things that accused me, told me that you were useless, whether you are going to marry, you even will be more worst than them. The things made me lack of confidence banget, when i wanted to be closer with a girl. i had ever asked frequently why my parents are married, i cannot see the beautiful of marriage from them. But it does not mean that they do not love their children.

When i met a girl who made my heart beating fast, my eyes could not close even in a brief time when i was viewing her, i got some nervous, i could not speak(especially when she was smiling and wore white cloth or dress. Ahahaha. it was over sweet. Inikah rasanya jatuh cinta? Alahhh. Hahahaha.)Yes, when i met her, first thing that appeared in my mind, what should i do to catch her attention at me(i believe almost everyone does the same thing), but after i thought it, my mind said that what do you have? were you worthy to be closer with her? Were you capable for her? Did not you remember that you have nothing. Maybe someday you could BE CHEATING her. You heritage your parents sins! You would just bring lots of problems for her. Whether you like her then it was better to keep away from her. You had nothing to build a relationship. And at the end, you could guess, every time i met her, i just could say hello, or even just smile or cuman papasan. What ashamed! To just sit next to her, i was too scared. Ahahaha. I had prepared lots of topic that may could make a long conversation with her, but ya you could guess. It never happened at that periods. How were pitiful me.

I knew it was very very wrong, very very stupid, very very wrong, very very useless. I had to get up and be yourself. Just go and be yourself, I knew that. I very very knew that! Hello! Hello my mind, could not you hear that! Be yourself, you are a great son of Jesus. You can do it! Forget about the accusers! But, ya still i saw lots of things that made me lack of confidence. I shouted to Jesus, what should i do!

In short, a long conversation never happen until now. Ahahaha. I have regret. It created awkward moments many times instead.

After i heard this song, the key to have a great relationship, it does not need you to have everything in this World, you do not have to worry whether will you love your mate forever or maybe you will fall in love with another one even you are married? The key is so simple. Praying to God, and asking Him to help us love Him more and more than anyone else. Therefore you can love your mate than anyone else! Because people who fully love Jesus, will never ever try to cheat his mate.  And i believe, you will have a sincere love to your mate if you fully and truly love Christ because of His grace. Character of man(karakter seorang pria). Praying to Christ, and He will show you the character. In addition, Christ will bless entire your family and also make you always love your mate.

I Pray
With all of my heart
Help me to love You
More than I love her
Then I know I can 
Love her more
Than anyone else


Furthermore, what i have got. Maybe it is still far away for me to be married, but this song tells me that love God first. That is the main point. Love God first, let God do the rest. He will give in its time. So, cheers up and smile!



NB: Life is not about marriage, but He send someone to complete us to demonstrate His glory through our relationship. Amen.

Senin, 18 Juli 2016

Be Still and Know That I am God

Bersyukur adalah kata-kata yang biasa kita dengar dalam kehidupan sehari-hari dan saya adalah seseorang yang selalu mencoba bersyukur dengan apa yang sudah saya miliki saat ini. Tetapi ketika ada masalah datang, ga jarang saya mengeluh kenapa sih harus kejadian gini, coba ajah ga gini pasti hasilnya bakal lebih baik, atau coba aja saya berada disana saat ini, pasti bisa jadi lebih baik. Jadi kedengerannya seperti stengah bersyukur ya. Hahahaha.

Therefore, seringkali itu berdampak buat sekeliling saya. Ketika lagi ada masalah atau ada sesuatu yang tidak berjalan sesuai rencana, seringkali saya cenderung diam dengan muka marah, kesal. Kalo ada yang ngajak ngomong, cm bales seadanya + muka tidak enak. Saya salah satu orang yg susah nyembunyiin prasaan, terkecuali mungkin kalo lagi pelayanan. Kalo lagi bnyk pikiran ya kliatan banget, klo nervous kliatan banget, apalgi klo lagi kesemsem. Hahahaha.

Saking keselnya, beberapa kali juga saya sempet kesel sama God dan bertanya 'whyyy Jesus whyyyy! Why u let this thing happened! Are you playing with me! Why have you prepared the hard path for me!'. Tapi bersyukur, saya punya Tuhan yang super duper baik. Ketika saya marah dan bahkan hampir putus asa, God always gives me strengh and makes me understand that why God lets the thing happened. yaa ALWAYS, entah itu lewat keluarga saya, teman saya, gereja atau bahkan ketika saya saat teduh.

Nah, now i am willing to share nih, how God makes me understand His way. Seperti yang saya tulis di tulisan saya sebelumnya (Judulnya : Introduce myself), i have a dream to take postgraduates overseas and off course with scholarship. Without scholarship, it will be just a real dream in my bed now. Ahahahha(just joking). But the problem is that i am not master in english because i was lazzy when i was in Junior and Senior High school. Moreover, i was accustomed to speaking in Sundanese in my college and also my family. Hence, my knowledge about english was almost 'zero' when i just graduated from my university. Udah pemalesan, ga prnh coba dipakee.

Yap, saya jadi belajar inggris semenjak saya lulus kuliah. Saya inget banget, awal-awal setelah saya bljr inggris sebentr, saya coba ikutan simulasi test IELTS nya di suatu tempat les. Pertama-tama test listening dan ada 3 orang yg ikutan simulasinya dan ketika dibacakan nilai, dibacain 1 per 1. Pertama : Harry got 6, it is good. Then, Mia you Got 5.5, yah not bad(dengan muka senyum bacainnya). And last, Alberth..... You got 4(dengan mata melotot, muka kaget). Tapi sang pengunji mencoba menghibur, it's okay. It is maybe because of your firstime to take the test. Yaa itu sepenggal cerita yang bodor kalo diinget2. Listening dapet 4, dari 40 soal cm bener sktar 12 an kalo ga salah inget. ya parah banget inggrisnya ketika saya lulus.


Semenjak itu(sktar akhir Agustus), saya belajar bener-bener bahasa inggris dari pinjam buku, buka-buka internet, tanya-tanya temenn(beberapa x diketawain karena kesalahannya fatal ato cara bacanya nyunda bangett) dan les. Hahahaha. Dan sampe sekarang masih belajar. Udah hampir setahun bljr inggris dan hasilnya sampe saat ini, hasil overall terbaik test IELTS nya adalah 6.0(ini udah 3x ambil loch). Sedangkan untuk mendapat beasiswa atau univ yang saya pengen tu minta ieltsny rata2nya 6.5 dengan gaada yang dibawah 6 nilainya.

Dan yang membuat saya kesal itu, kenapa ya ko mentok di 6,0. Apa yang salah yaa. Tetep belajar-belajar, take a lesson, tetep mentok di 6,0. Ada yang bilang ielts tu bukan bljr bahasa, asal les bisa ko dapet 6,5 , tapi tetep kenapa ya mentok di 6,0. Orang lain les, di section reading bisa ningkat sampe dapet 7,0 dan mrka bilang reading itu paling gampang, tapi kenapa saya mentok di 6,0 selama belajar (puji Tuhan pas tes resmi ke 2, dapet 6,5 nilai readingny. hahahaha.). Listening orang lain bisa ningkat jdi min 6,5, saya ko mentok ya di 6.0. Yaya beberpa kali prnh 6,5 , tapi seringnya 6,0 sama 5,5. Saya bersama teman saya(kebetulan sama mau ambil S-2 jga diluar, sama-sama ga ngerti kenapa gini)

Udah hampir putus asa, udah hampir ngelupain mimpi, udah hampir mau stop bljr english, udah marah sama God (karena saya ngerasa Tuhan ngebukain jalan buat saya ambil S-2 diluar lewat sekeliling saya, terutama kluarga. Yang ketika mau kuliah S-1 saya mau kuliah  di luar kota, tetapi dilarang hrus di Bandung keneh. dan ketika saya sudah llus S-1, lalu crta mau ambil S-2 diluar negeri dengan nada speechless, ehhh ternyta malah didukung dan dengan waktu luang  yang saya punya saat itu). Tuhan ingetin melalui gereja saya dengan ayat

PSALM 46:10
'Be still and know that I am God'

Be strong and keep faithfull that He is God, stay strong and keep believing in Him. Hari itu saya diingetin, Tuhan kita bukan Tuhan yang terlalu sibuk bt ngurusin kita, ga bertanggung jawab, cuek atau ga peduli sama kita, jadi hidup kita banyak masalah. NO! Jelas tidak! Justru masalah merupakan salah satu cara Tuhan untuk nunjukin kasih-Nya melalui masalah yang ada atau mungkin Tuhan sedang membentuk karakter kita melalui hidup kita, seperti pada kisah Abraham yang menanti keturunan yang Tuhan janjikan. Itu membutuhkan waktu sangat lama. Abraham even tried to fulfill God's promise on his own through Hagar.

Melalui cerita Abrham, saya diingetin mungkin belum waktunya saya mendapatkan nilai IELTS 6.5. Mungkin masih harus ada yang dilakuin disni atau mngkn kalo saya menempuh S-2 disana saat ini, saya akan jadi jauh sama Tuhan, mungkin jatuh dalam dosa atau yang lain lain.

Soo,saya memutuskan untuk serahin semuanya sama Tuhan, tetap belajar inggirs dan  tetep lakuin yang terbaik untuk Dia. Percaya Dia pnya rancangan terbaik buat kita semua. Amin. Dia yang terlebih tahu kapasitas kita, kelebihan, kekurangan kita. Just smile dan try to enjoy the process.

Letting go is easier than holding it. 'Letting it go' means that give it in Jesus' hands and let His hands working in our lives.

Sedikit Ralatt

Hellow guyss! Welcome back to my blog! Thank you udah mau berkunjung lagi ke blog yang jauh dari baguss ini! Hehehe. Ini postan kedua saya. Disini saya mau ralat sedikit, kalau dalam postan sebelumnya saya bilang, saya mau nuangin ide saya dalam bahasa inggris. Nah, Ternyata menuangkan ide dalam blog itu tidak semudah dipikirkan, udh dicoba awalnya pake english tapi serius susah banget bt g. Hahahahaha. Jadi dipikir2 lagi, better g pake Indonesia dlu aja, biar g bisa ngejelasiinya better juga. Ini juga pake Indonesia susah, butuh berjam-jam buat nuanginnya. Hahahahaha. Jadi g putusin pake Indonesia dlu, tar g bakal coba translate ke english. Kapannya, secepatnnyaa. Hahaha.  For your attention, thank you ya!



Jumat, 08 Juli 2016

Introducing My Self

Hello guys! Welcome to my first blog! On this attempt, let me introduce myself. My name is Alberth. I am an Indonesian and 24 year old. I just graduated from Maranatha Christian University last October with Electrical Engineering as my major. And yes, my first language is Indonesian. I am glad that you are willing to visit my blog. Therefore, i want to say thanks a bunch! 

So what am i going to write on my own blog? The answer is i am looking forward to writing and sharing about my life story and blessing that i have got from God. And so why you must create this blog? Could not you make simple video or tell others directly? It is easier right than you have to write, it will take much time. The answer is no, it is maybe easier for several people that make video or speak in front of crowd, but for me it is not. In addition, a few weeks ago i just read article on website and it triggered me to make my own blog too.

Okay. Wait wait, you've just written on the first paragraph that your first language is Indonesian, then why you tell your story use English?  Yes, you are right. But, recently, i am eager to learn English because i have a dream that compels me to be fluent in English. Moreover, i hope this blog can be read and blessed not only for Indonesian but outside Indonesia. Hence, if i feel i could write the contents in English then i will try writing in English, and i feel open to everyone who wants to correct my grammar. I am studying English. But whether i feel i could not present it in English then i will write in Indonesian.

I think that's all about myself and a little about my blog. Hopefully, this blog can be blessed and useful for you all!